Mama...
Papa, Mama dan Donni des 1975 di Ragunan
Astagfirollah al azim ..kagetttttttttttttt, hari minggu 4 juli 2021 setelah anter oxigen ke amonia rumah rommi mendengar Nanda positif covid.
langsung ke salada..
Rencana donni mau jemput mama untuk nginap di rumah donni, ternyata mama lagi test antigen sama nita.
Lebaran 15 mei 2021 mama kerumah donni
Donni tunggu dengan ketar ketir di klinik berharap dan amat sangat berharap kepada MU ya Allah, mama jangan positif.
ya Allah Akhirnya, mama positif juga..
Ampunnnn ya ALLAH, dosa hambamu ini terlalu besar..
Donni sangat sedih tidak bisa membawa mama , harus pulang sendiri..kabar menyedihkan memang, mama positif.
Kondisi mama masih bagus di hari-hari pertama, kondisi mulai berubah Ketika kondisi rommi yang mulai memburuk, masuk UGD dan ICU.
Mama sangat terpukul sekali, bahkan ingin ke RS.Sentra Medika dan kerumah rommi tapi dijelaskan sama nanda tidak boleh ke rs.
Mama memikirkan rommi, donni berusaha memberikan semangat ke mama,,
beberapa kali donni Video Call tiap hari ke mama untuk menyemangati mama tapi mama mulai mengeluh kepala pusing dan ulu hati yang sakit.
Mama bersama Rakha 2010
Terkenang masa kecil bersama mama, mama yang tegas terhadap anak-anaknya mendisiplinkan anak-anaknya untuk tepat waktu, punya jadwal belajar dan ibadah.
Donni tidak boleh pulang ke rumah ketika SD melebihi jam 1 siang karena dianggap pasti main dulu,
pulang sekolah jam 12 artinya jam 12.30 paling lambat sudah harus dirumah.30 menit perjalanan ke rumah sudah paling lama dalam hitungan mama (letak 300 m dari rumah)
pernah suatu waktu jam 1 siang baru tiba di rumah, sudah di sambut ikat pinggang.
sejak itu Donni dan Rommi tiba jam 12.30 langsung zhuhur , makan siang dan tidur siang.
Nanda saat itu masih berumur sekitar 3-5 tahun.
Bangga sekali memiliki mama yang mirip bule, ketika SD , SMP dan SMA disangka mama itu Indo sama guru dan teman-teman ketika mama ambil raport.
Ultah Donni dan Rommi 2019 di Telaga Sampireun
Penanaman disiplin juga membekas sampai dewasa, thn 1999 ketika dinas di Denpasar ada acara dengan kawan di Denpasar, waktu menunjukan pukul 21.00 WITA, donni langsung minta izin pulang duluan sama kawan, eh kawan nanya mau ngapaian di kost kan nga ada orang juga.
waduh, terbawa sampai seumur 23 tahun.
Mama membuat aturan , kalau sudah jam 21.00 dengar suara musik teng..neng..neng..neng..neng Acara "Dunia Dalam Berita TVRI" era 1980an semua harus ada dirumah, kalau ngak akan merasakan ikat pinggang dikaki.
Mama bersama uwo yes, tante yenni dan om yon
Mendidik agama apalagi sangat keras, liburan sekolah harus ikut pesantren kilat di Masjid Almuqorabbin (letaknya 500m dari rumah) selama 2 pekan bersama rommi, ini berlangsung 3 tahun 1984-1987.
Pengajian dirumah oleh guru yang datang ke rumah setiap seminggu 2 kali, mulai ustad Dusril, ustad Zainudin, mbak Jah dan bang Mus.
Sejak SD kita dididik untuk shalat magrib dan subuh di mushalla mardhatilah, tidak boleh di rumah sehingga sudah terbiasa shalat jamaah di masjid.
Shalat isya tidak di masjid karena jadwal belajar yang harus kita patuhi bersama.
jadwal belajar sehabis magrib di mushalla, makan malam dan langsung belajar sekitar jam 19.00 sampai 20.30 Wib
Kebiasaan shalat di masjid terbiasa di donni dan rommi sampai saat ini, alhamdulilah..
Ultah Mama ke 67 (4 mrt 2021) Telaga Sampireun
Shalat taraweh wajib di masjid,apapun alasannya misal hujan , mau ujian dll harus shalat di masjid.
Jadi kalau ramadhan, kita anak-anak bukan menghitung kalah menang puasa tapi hitungan shalat taraweh yang tidak boleh dirumah, biasanya full kita taraweh di mushala.
Ada kehebatan mama dalam ramadhan yakni menjaga shubuh di masjid dan khatam /menyelesaikan baca Alquran minimal selesai 30 juzz sebanyak 5 kali dalam sebulan.
" Bang, masa abang baru juzz ke-5 dah mau lebaran nih, mama aja yang sudah tua dah 5 kali khatam.."
ketika mama telp, donni ditanya dah khatam berapa kali padahal jelang lebaran?
Luar biasa ma..
Ma, nga ada lagi tempat donni curhat , melaporkan kebanggaan donni dalam prestasi kerja baik promosi jabatan maupun hal lainnya, membanggakan darell dan rakha dalam prestasi di sekolah dan apapun kebanggan donni.
hampa ma..
Terkenang pertama kalinya jadi dosen malam hari , mama bilang "wah abang ikutin papa banget, pulang kantor menjadi dosen".
Memang tekat sedari kecil melihat papa yang terkadang pulang malam untuk mengajar di STIA purnama setelah bekerja di BKKBN pusat.
Ini juga doa mama, kok bisa donni yang ngak punya pengalaman ngajar dan S1 pula bisa diterima dosen Universitas BSI dan STIA Kawula Indonesia.
ketika ambil S2 , mama kasih uang Rp 6 juta ke Donni " untuk nambahin biaya kuliah bang dah mama transfer..".
yang uang nya donni kembalikan ke mama lagi.
Mama di MOI
Bangga ketika untuk pertama kali membawa pulang mobil kantor (mobil baru) thn 2001, papa juga bangga karena anaknya bisa bawa mobil kantor seperti papa yang juga mendapatkan mobil plat merah.
Donni terselamatkan karena doa mama yang alhamdulilah sering dikabulkan Allah SWT.
Bahkan Hendri teman baik sering bilang "doa nyokap elo manjur terus don, mau dong gue di doain sama nyokap".
Mama bersama uwo yess, tante Yenni dan tante maya
Lulus Usakti Okt 1998, Jan 1999 diterima Management Trainee di perusahaan farmasi.
saat itu krismon, orang sulit mencari kerja donni butuh 1 bulan untuk test di perusahaan ini dan sebulan kemudian bekerja dengan posisi calon manager ini.
Posisi MT ini enak, seperti kuliah lagi 3 bulan di kelas dan 3 bulan praktek di kantor cab Jkt 1 dan Bgr.
Di bali, posisi Deputy branch manager.
satu tahun di bali, doa mama kembali dikabulkan.donni pindah ke Jakarta sehingga akhirnya pindah ke perusahaan lain.
satu hal yang bikin sedih, per 1 Agustus 2021 ini donni berkantor di Depok sebagai GM di RS group ternama dan ini belum mengabarkan lisan mengenai hal ini ke mama, tiba-tiba semangat hilang..
Semangat yang ingin bertemu mama karena kantor dekat dengan rumah salada.
Rommi pun belum mendapat kabar ini..
donni baru cerita ini ke Nanda karena kebetulan nanya lokasi ke nanda ketika akan test dan interview.
12 juli siang donni ke salada , menyiapkan rencana pemakamam rommi di satukan sama papa, di depan rumah ngobrol sama nanda.tiba-tiba mama keluar rumah,
" mama pusing ", mendengar rommi wafat mama yang mendapat telp dari teman2, sodara , tetangga dll membuat drop kondisi mama.
benar saja, malamnya kondisi menurun dan malamnya nanda membawa ke RS Persahabatan, karena tidak dapat ICU hingga jam 2.00 dinihari, akhirnya mama dirawat IGD dulu.
ternyata ini terakhir kali bertemu mama, Donni tunggu mama di ambulance sampai masuk IGD .
setelah menunggu sejak jam 23.00 sampai jam 2 dinihari mama berhasil masuk IGD, mama tersenyum melihat Donni dan memanggil donni untuk masuk IGD, ya terakhir mama dan donni dadah..dadahan karena donni akan pulang jam 02.30 dinihari.
mama di jaga dan tungguin Nanda di Persahabatan, nanda bisa masuk , bicara , kasih makanan dan minuman ke mama bahkan memeluk mama..ichks..ichks
Pagi harinya mama dibawa ke RSUD Koja berkat pertolongan sepupu Dr.Ryanda Akbar yang berdinas di sana, alhamdulilah makasih ya ryan bisa masuk ICU untuk segera di tangani.
dipelataran IGD Koja, bermunajab kepada MU ya Allah swt,
Jangan ambil mama ..cukup rommi, sudah habis air mata ini ya Allah.
Ampun ya Allah..tolong, bantu hambamu ini, Mama orang yang sangat baik, ceria, suka menolong dan dermawan dan ketaqwaan di sepertiga malam yang tidak terputus-putus yang menjadi kebiasaan mama.
donni ngak mau kehilangan mama...ya Allah
Merawat papa 10 tahun (1993-2003) karena stroke dengan tanpa keluhan, menunggu 1,5 bulan di RSCM tanpa pulang ke rumah sekalipun karena khawatir papa akan drop.
beberapa RS tempat papa dirawat minimal 2 minggu : RS.Mitra Keluarga Jatinegara, RS.Pasar Rebo dan RS.Fatmawati
Menemani donni ketika dirawat RS Premier bintaro, walau ketika malam di jemput yuli untuk tidur di rumah saja.
Mama yang selalu ceria, semangat sebagai teman ngobrol yang mengasyikan tidak ada batasan anak dan ibu sehingga ngobrol sama mama enakkkkkkkk bangettt...dalem,..
Sejak kecil rumah Salada sebagai "Rumah Singgah" sodara-sodara, sekitar 21 sodara pernah tinggal bersama dengan kita silih berganti bahkan pernah 3 sodara yang berbeda berada di rumah kita yang tidak besar ini.
Mama selalu gembira menerima ini dan menganggap sebagai anak-anak sendiri walau sodara jauh pun (bisa sodara jauh papa), tidak pernah ada hitungan dan terbebani.
yang tinggal betah karena biasanya lebih dari 1 tahun.
Teringat ketika mama sendiri dirumah karena nanda harus pindah ke Pekan baru, mama sering nginap juga kerumah tante yenni, uwo yes dan ke pekan baru sekedar mengusir sepi.
Kebetulan ada ibu Zur kakak mama , Si sil dan Al yang menetap di Pekanbaru jadi sekalian silahturahmi dengan keluarga PKB
tapi untung hanya 3 tahun karena Nanda sudah kembali ke Jakarta.
Mama tidak mau diajak nginap dirumah donni atau rommi,.." enakan di salada bang dekat dengan teman dan mushalla buat ibadah.. "
Mama sama adek kesayangan tante yenni
Tanggal 14 juli 2021, mama dikabarkan kondisi membaik. kekentalan darah sudah menurun menjadi 1000 dan sudah diberikan obat prp dan tidak memakai oxigen dipindah ke Ruang Rawat Inap.
Senengggggggggg bangettttt dengarnya..
Sabtu 17 juli donni anter 3 bungkusan : 3 baju untuk mama, makanan, buah, pampers dan tisue berharap bisa jenguk pasien ternyata ditolak satpam karena pasien covid tidak boleh dikunjungi.
lemas juga..
Minggu 18 Juli sore mendapat kabar mama drop, langsung donni meluncur ke RS Koja untuk tandatangan intubasi, mau nginep tapi melihat kondisi rs penuh covid akhirnya donni pulang malam hari.
Ya Allah Ya tuhanku..ichks,,ichks,,ichks
Terngiang percakapan dengan mama 10 hari terakhir di Video call, donni yakin mama bisa sembuh..
di Video Call mama yang ngaji dalam kondisi menahan sakit ulu hati dan kepala sepertinya covid bedebah ini menyerang mama bertubi-tubi.
Senin 19 Juli 2021 pagi kondisi mama drop, Donni langsung meluncur ke Koja.
jam 7.30 ditelp Nanda dan Yuli ketika donni di tol , kabar yang menyesakan dada
Innalihi wa Inna ilahi Rajiun..
Takdir mama sudah waktunya....
Mama yang sangat donni kasihi dan sayangi sudah pergi, tanpa Donni bisa mendampingi..
mama nyusul anak kesayangannya
Rommi Novaldi Rafdi
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ
“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.” (QS. Ali Imran: 185).
Ya Allah ya Tuhanku,
Ampuni dosa mama, terimalah semua ibadah kebaikan mama sebagai Pahala yang berlimpah, jauhkan dari siksa kubur. Jadikan kuburannya Taman-taman surga mu ya Allah,
Amin ya rabbal alamin
Salampaikan salam tersayang dan terkasih untuk mama ya Allah..jaga mama ya Allah
“Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.” (QS. An-Nisa’ : 78).
Suri tauladan mama yang dipesankan ke donni:
- Rajin shalat tahajud yang tidak pernah ditinggalkan setiap hari.
- Shalat duha yang tidak pernah ditinggalkan
- Selalu memohon kepada Allah swt, mohon ampun dan minta rejeki.
- Mengaji setiap hari, sering mama ngingetin donni ketika kita telp-telpan.
- Tidak boleh pelit dalam sumbangan, ini juga sering diingatkan mama ke donni
- Ikhlas dan membantu semua orang.
- Bisa membaur dengan siapa saja dan rendah hati walaupun papa punya jabatan di BKKBN pusat
- Ceria dan semangat
- Belajar dan berusaha dengan sungguh-sungguh
- Disiplin dengan waktu
- Memandang semua orang penting
- Silahturahmi dijaga
- Kalau kerumah orang, harus bawa makanan
- Kalau ada orang datang kerumah Harus makan di rumah
- Tidak pedendam kepada orang.
- Hormati orang lebih tua
- Jangan gampang emosi apalagi bawa mobil
Mama di shalatkan TPU Pasir Putih
Duka duka duka yang teramat sangat mendalam sekali
Hilang pendoa Donni yang sangat manjur
Rabbighfir lii Waliwaalidayya Warhamhumaa Kamaa Rabbayaanii Shagiiran
Artinya: "Tuhanku, Ampunilah dosa-dosaku dan kedua orang tuaku, serta kasihanilah mereka berdua sebagaimana mereka telah mendidikku sewaktu kecil."
Donni ucapkan terima kasih ke ibu zur, mau wo yesnelly, tante yeni , om yon , tante maya dan seluruh sepupu yang membantu dan sangat perhatian ke mama semasa hidup dan bergaul.
mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya jika ada kesalahan mama dalam berinteraksi ya..
Hj, Misrayetty bin Munir (4 Maret 1954- 19 Juli 2021)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar